
JENDELAINFORMASIONLINE.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Ramzi Akbar Yusuf, menyoroti pengelolaan destinasi wisata milik pemerintah daerah, khususnya terkait kondisi infrastruktur menuju kawasan Pondok Halimun.
Menurut Ramzi, pengembangan sektor pariwisata tidak boleh hanya berfokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga harus diimbangi dengan perbaikan akses jalan dan fasilitas penunjang bagi wisatawan.
Ia mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata yang telah menerapkan digitalisasi sistem tiket sebagai upaya meningkatkan transparansi dan optimalisasi pendapatan. Namun, ia mengingatkan agar peningkatan PAD berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan.
“Digitalisasi ticketing itu bagus dan saya dukung. Tapi jangan hanya mengejar PAD, fasilitas seperti jalan dan penerangan juga harus diperhatikan,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Ramzi mengungkapkan, berdasarkan dialog dengan pelaku UMKM di kawasan Pondok Halimun, persoalan utama yang dikeluhkan adalah buruknya akses jalan dan minimnya penerangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali, menjelaskan bahwa digitalisasi retribusi telah diterapkan di enam destinasi wisata. Sebelumnya, sistem manual dinilai berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan.
Dengan sistem e-ticketing yang bekerja sama dengan Jasaraharja Putera, pendapatan wisata daerah dalam enam bulan pertama 2026 mencapai sekitar Rp687 juta, melampaui total pendapatan sepanjang 2025 sebesar Rp675 juta.
Meski demikian, Ali mengakui bahwa perbaikan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap, mengingat keterbatasan fiskal daerah.
Ia menambahkan, pembangunan akses jalan dan penerangan memerlukan sinergi lintas dinas, seperti Dinas PU dan Dinas Perhubungan.
“Kami terus berkoordinasi agar kebutuhan infrastruktur menuju lokasi wisata bisa menjadi prioritas pembangunan,” ungkapnya.
Pemerintah daerah pun diharapkan mampu menghadirkan destinasi wisata yang tidak hanya menarik secara atraksi, tetapi juga nyaman dan mudah diakses oleh wisatawan.
Admin
